Sudah Bersyukurkah Kita?

By | October 4, 2011

Kalau kita melihat dan meneliti keadaan tubuh kita, apalagi kita membandingkan dengan orang yang lebih dengan kita. Tentu kita masih merasa kurang begitu sempurna. Dan bahkan terkadang ada yang merasa tidak puas dengan apa yang kita punya sehingga terkadang mereka mengkritik tuhan sebagai rasa ketidak puasannya.
            Allah SWT memberi kita mulut untuk makan dan bicara, memberi kita telinga untuk mendengar, meri mata untuk melihat, memberi hidung untuk mencium, memberi kaki untuk melangkah dan memberi otak untuk berfikir. Lantas apa yang masih membuat kita tidak puas? Untuk hal ini janganlah kita berkaca pada orang yang lebih sempurna ketimbang kita maka yang ada hanya ketidak puasan. Akan tetapi berkacalah pada orang yang lebih rendah dari pada kita. Coba lihat di jalanan atau di pasar, begitu banyak orang yang tidak punya tangan, tidak punya kaki, buta, bisa dan berbagai macam kecacatan lainnya. Tapi masalahnya sekarang apakah mereka pernah mengeluh akan kecacatannya? Apakah mereka pernah berteriak memarahi tuhan hanya karena mereka cacat seperti itu? Jawabannya adalah tidak, mengapa bisa begitu, mengapa mereka tidak pernah mengeluh atau bahkan berteriak untuk memarahi tuhan? Mengapa mereka tidak pernah mengoceh dan berbagai jenis pekerjaan tercela lainnya? Karena mereka begitu ikhlas atau menerima dengan apa yang telah dianugerahkan oleh Allah SWT pada mereka. Mereka tidak pernah meminta lebih dari apa yang mereka terima. Itu mungkin salah satu kelebihan dari mereka.
            Sekarang coba lihat kita yang mempunyai tangan lengkap, kaki lengkap, mata lengkap dan lain sebagainya. Sekarang pertanyaanya, sudahkah kita bersyukur? Sudahkah kita menyukuri apa yang telah diberikan oleh Allah pada kita? Begitu banyak dari kita yang masih mau melakukan hal-hal yang dilarang oleh Syariat Islam, dan hal itu menunjukkan kalau mereka tidak bersyukur. Padahal bersyukur itu tidak hanya dengan mengucapkan Alhamdulillah saja, akan tetapi bersyukur yang dengan bentuk lain yaitu kita harus menggunakan semua yang telah diberikan oleh Allah SWT untuk hal-hal yang baik, bukan untuk melakukan hal-hal yang dilarang oleh Allah SWT.
            Akhirnya, marilah kita menyukuri nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT kepada kita dengan melakukan hal-hal yang baik dan memberi manfaat pada yang lain. Itulah bentuk syukur yang memang seharusnya dilakukan oleh kita.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *