Refleksi nisfu sya’ban : Meningkatkan Kualitas Hidup Dalam 1 Tahun Ke Depan

By | June 2, 2015

Tadi malem, tepatnya tanggal 15 Sya’ban atau yang lebih dikenal dengan Malam nisfu sya’ban bagi umat Islam adalah malam yang sangat fenominal, karena tadi malam adalah malam pergantian buku catatan amal manusia.

Seperti biasa, di malam tersebut hampir semua umat Islam melakukan aktifitas lebih dan berbeda ketimbang malam-malam sebelumnya. Mereka membaca ayat-ayat suci al-Qur’an, berdoa kepada Tuhan dengan harapan dalam 1 tahun ke depan kehidupan mereka lebih baik ketimbang tahun-tahun sebelumnya.

Akan tetapi, sobat. Saya mempunyai cara pandang yang berbeda saat merenungkan hal tersebut (Ciee sok kritis ni ye haha), saya bertanya-tanya dalam hati, kenapa setelah beberapa waktu berlalu, kehidupan mereka masih begitu-begitu saja, tidak ada peningkatan kualitas hidup menjadi lebih baik, tidak ada impian yang bisa dicapai, dan parahnya lagi kebiasaan jellek yang mereka lakukan pada tahun sebelumnya masih juga terulang lagi pada tahun berikutnya (meski tidak semuanya lho ya).

Hingga akhirnya, saya mempunyai keinginan untuk melakukan hal yang berbeda dengan malam Nisyfu Sya’ban sebelumnya. Yupz, saya mengadakan kajian kecil-kecilan di organisasi saya di kampus yaitu Unit Kegiatan Pengembangan Keilmuan atau lebih dikenal dengan sebutan UKPK dengan tema ‘Refleksi Nisyfu Sya’ban’

Yeah meski yang hadir tidak begitu banyak, karena memang bertepatan dengan banyaknya temen-temen yang pulang kampung, namun saya sangat bahagia, karena saya bisa sharing bersama teman-teman saya seputar bagaimana meningkatkan kualitas hidup menjadi lebih baik dalam satu tahun ke depan.

Hingga akhirnya, saya tahu bahwa dalam malam Nisyfu Sya’ban kita tidak hanya cukup melakukan ritual dan berdoa saja, tapi juga harus dibarengi dengan komitmen yang kuat untuk berubah dan juga dengan rencana-rencana yang jelas apa yang perlu kita lakukan dalam satu tahun ke depan untuk meningkatkan kualitas hidup kita menjadi lebih baik, entah itu ibadah kita, karir kita, bisnis kita ataupun rejeki kita.

Karena, doa hanya tinggal doa jika kita tidak punya niatan untuk berubah, semua itu akan sia-sia belaka. Bukankah Tuhan tidak akan merubah keadaan suatu kaum hingga kaum itu sendiri yang mau berubah.

Kajian yang tidak sampe 2 jam ini ternyata memberikan banyak pencerahan khususnya bagi saya, banyak temen-temen yang share, curhat dan bertanya tentang impian mereka di tahun kemaren dan juga impian yang mereka gapai di tahun depan, bahkan sharingnya bukan hanya tentang meningkatkan kualitas hidup, tapi juga meningkatkan kualitas organisasi.

Sayangnya, karena saking asyiknya diskusi dan curhat sana sini tentang meningkatkan kualitas hidup, hingga lupa untuk mendokumentasikan kegiatan ini. Terimakasih kepada Kika Aryani, Aisyah, Musthafa, Huda bin Husni, Zainul, Husairi, dan Irwan karena telah meluangkan waktunya untuk menghadiri kegiatan ini.

Dan terakhir, untuk anda yang pengen meningkatkan kualitas, yang merasa hidupnya begitu-begitu saja, atau yang masih bingung hidup ini mau ngapain, saya punya rekomendasi ebook keren yang ditulis oleh mas Gunarsah. Ebook tersebut mengupas tentang bagaimana menemukan peta kesuksesan dengan cara yang sederhana. Klik Disini untuk Download Ebook tersebut. (Udah Ditutup Penjualannya)

Dan akhirnya, semoga tulisan ini bermanfaat..!!

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *