1 Cara Konyol Mengatasi Masalah Yang Tak Pernah Terpikirkan Sebelumnya

By | June 3, 2015

Masalah itu untuk diatasi dan dihancurkan, bukan untuk dipikirkan. Begitu ungkapan yang sering kita dengar. Tapi pertanyaan selanjutnya, jika tidak dipikirkan bagaimana mungkin masalah itu bisa diatasi..?? ea, nggak..??

Memang benar, sobat. Masalah itu jangan dipikirkan, maksudnya jangan dibiarkan terlalu lama dan selalu menjadi beban pikiran, karena dengan seperti itu masalah bukannya selesai, malah bisa jadi bertambah besar.

Dan juga, bukan dengan memikirkan masalahnya, akan tetapi dengan memikirkan bagaimana mencari solusi yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut.

Karena, banyak sekali orang-orang ketika tertimpa sebuah masalah, mereka focus pada masalahnya bukan pada solusinya, sehingga solusi tidak pernah datang menjemput mereka.

Mengatasi Masalah Itu Sama Dengan Menemukan Solusi

Yupz, jika solusi sudah ditemukan, maka akan mudah bagi kita untuk mengatasi masalah yang menimpa kita. Namun, terkadang meski solusi sudah kita temukan, bukan berarti masalah akan langsung kelar.

Karena ternyata, solusi yang kita temukan bukanlah solusi yang benar-benar tepat untuk masalah yang menimpa kita. Mengapa bisa begitu..??

Ilustrasinya begini, sobat. Saat kita membahas suatu masalah di forum rapat, bukankah dari banyak peserta rapat menawarkan solusi yang berbeda. Nah, meskipun solusi yang ditawarkan itu sangat banyak, bukan berarti semua solusi itu bisa menghancurkan masalah yang dibahas saat rapat. Ea nggak..??

Begitupun juga dengan masalah kita sehari-hari, ada banyak sekali solusi yang bisa kita temukan, namun bukan berarti semua solusi bisa menghancurkannya. Karena itu..

Perlu Berpikir Kreatif Untuk Menemukan Solusi

Yupz, seperti yang sering dikatakan para ahli, bahwa kreatifitas sangat membantu kita untuk memecahkan masalah, dengan kreatifitas akan banyak sekali ide-ide baru untuk memecahkan masalah yang kita hadapi.

Namun, bukan hal itu yang menjadi pembahasan kali ini. Jika anda ingin belajar mengasah dan meningkatkan kreatifitas anda, anda bisa belajar disini.

Yupz, bukan tentang kreatifitas yang menjadi pembahasan inti kali ini, karena pada tulisan kali ini saya akan share tentang 1 cara konyol yang tak pernah kita pikirkan, bahkan mungkin kita takutkan untuk melakukannya, tapi insyaallah sangat ampuh.

Memecahkan Masalah Itu Bisa Dengan Meninggalkannya

Yupz, anda bisa memecahkan masalah jika anda meninggalkan masalah tersebut, jika anda keluar dari lingkaran masalah tersebut. Mungkin anda tidak setuju dengan pernyataan saya dan mungkin anda menyanggah begini, “Bukankah dengan meninggalkan masalah, kita malah dianggap tidak bertanggung jawab” dan berbagai sanggahan lainnya.

Oke, saya mengerti pasti itu yang anda pikirkan. Karena itu, saya akan share sebuah ilustrasi yang mungkin bisa anda terima dan menerima dengan pernyataan saya di atas, bahwa menghancurkan masalah itu bisa kita lakukan dengan meninggalkannya.

Jadi ilustrasinya seperti ini, sobat.

Anda tentu pernah melihat orang bermain catur, ea nggak..?? Sekarang, pernahkah anda bertanya-tanya, kenapa orang-orang yang melihat seakan-akan lebih tahu segalanya ketimbang orang yang bermain..?? Bahkan dengan begitu detailnya, mereka tahu seluk beluknya apa yang harus dipindah, apa kelemahannya, dan hampir semuanya. Padahal, andai yang melihat itu disuruh main juga pada kebingungan. Udah nangkep maksud saya..?? 🙂

Yupz, orang-orang yang melihat orang yang main catur itu bisa sebegitu ‘cerdas’nya karena mereka ada di luar lingkaran permainan catur tersebut.

Contoh lain…

Misal dalam sebuah komunitas atau organisasi, pernahkah anda bertanya-tanya, kenapa malah orang yang diluar komunitas atau organisasi tersebut yang begitu tahu kelemahan dan bagaimana seharusnya komunitas atau organisasi tersebut berjalan.

Sekali lagi, orang yang diluar komunitas atau organisasi tersebut bisa begitu, karena mereka ada di luar lingkarannya.

Pun begitu dengan masalah yang menimpa kita, kita bisa melihat kelemahan masalah itu jika kita keluar dari masalah tersebut. Kita bisa melihat kelemahannya, jika kita seakan-akan bukan sebagai orang yang tertimpa masalah tersebut.

Meninggalkan masalah bukan berarti lari dari tanggung jawab, melainkan mencoba menjauh terlebih dahulu, sehingga bisa melihat masalah tersebut dari jauh dan juga melihatnya ada banyak sekali solusi yang bisa dilakukan dan juga melihatnya mana solusi terbaik untuk masalah tersebut.

Mungkin anda bertanya, bagaimana cara meninggalkan masalah sehingga bisa menemukan solusi terbaik..??

Yupz, anda benar, sobat. Tidak sembarang meninggalkan bisa menemukan solusi, malah bisa jadi anda dikatakan sebagai orang yang tidak bertanggung jawab, seperti pertanyaan di atas, ea nggak..??

Karena itu, saya share dua hal saja bagaimana cara meninggalkan masalah untuk menemukan solusi terbaik, semoga ini bisa membantu anda.

Pertama, dengan mendekatkan diri kepada sang Pencipta, yaa dengan begitu kita akan mengalami ketenangan batin, mintalah petunjuk kepada-Nya, dengan begitu, insyaallah, solusi terbaik akan segera bisa anda temukan, jika anda menemukan 2 solusi, mintalah petunjuk mana yang paling baik.

Kedua, bergabung dengan orang-orang yang diluar anda. Istilahnya, keluarlah dari kerumunan anda menuju kerumunan yang lain, karena dengan begitu anda akan menemukan sesuatu yang baru yang bisa saja menjadi inspirasi terhadap masalah yang sedang anda hadapi.

Sesederhana itu cara kerjanya, sobat. Tapi terkadang banyak yang mengabaikan bahkan melupakannya.

Jika anda ingin belajar step by step bagaimana menghancurkan masalah apapun yang selama ini membelit anda hingga ke akar-akarnya, saya ada rekomendasi ebook yang bisa anda pelajari yaitu paket ebook “The Solution Secret” karya Kang Rahmat, Seorang Motivator Muslim Indonesia. Klik Disini untuk mendownload ebook tersebut, anda tidak akan pernah tahu isinya jika anda tidak memilikinya, 

Oke, sobat. Mungkin hanya ini yang bisa saya share pada tulisan kali ini tentang bagaimana mengatasi masalah hidup yang menimpa, semoga bermanfaat.

Dan Jika ada yang mau ditanyakan (didiskusikan) silahkan taruh dikolom komentar 🙂
Terimakasih..!!

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *