Syair Kerinduan

Alunan syahdu adalah kerinduan
Habiskan dluhaku tuk membaca history
History terpendam dari gagak-gagak rimba
Titisan Gajah Mada tertelan Raja Kertanegara
Tlah mencoba tuk tinggalkan sang Malam
Dan mencari senyum mentari di negeri sebrang
Mencoba menghapus abjad-abjad di bukit Merah
Tak pernah hiraukan tusukan batu runcing dikakiku
Tapi kuharus terdiam dalam lariku
Daun-daun jati berdansa, berteriak mencemoohku
Masih begitu lama bumi kan berubah jadi serpihan
Dan entah kapan sang mentari tersenyum di lautan
Malam-malam yang terbengkalai
Kembali tersenyum dan tak pernah berhenti
Alunan-alunan syahdu adalah jelmaan
Bukan senyuman tapi ringisan dari sang pujangga
Gelegar--gelegar yang telah memudar
Kembali menyanyi di Gunung Semeru

Nagasari, 2011
Sebaik-baik Manusia adalah Yang Bermanfaat Untuk Manusia Lainnya
Jika Tulisan diatas Bermanfaat, Silahkan Bagikan ke Teman-teman Anda yang lain dengan Menekan Tombol Share di bawah ini
Loading...

ARTIKEL TERKAIT

Belum ada tanggapan untuk "Syair Kerinduan"

Post a Comment