Dahsyatnya Baca Shalawat Bagi Penghuni Kubur


“Sesungguhnya Allah dan Malaikat-Malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” QS. Al-Ahzab 56.
“Allahumma Sholli’ala Muhammad” adalah sebuah kalimat doa memohon untuk diberi rahmat, yang sering kita lantunkan disetiap hembusan nafas kita, bahkan sudah menjadi sebuah kewajiban bagi kita membaca sholawat setiap waktu, yaitu pada waktu kita tasyahhud dalam sholat dan kalo kita nggak baca sholawat maka batal sholat kita. Dan hal itu juga rutin kita lakukan setiap tahun tepatnya pada bulan rabi’ul awal, hamper disetiap belahan dunia yang beragama Islam merayakan maulid nabi (Hari kelahiran Rosulullah SAW) yang diisi dengan bacaan shalawat sambil berdiri yaitu untuk menghormati Nabi. Sebenarnya ada apa dengan sholawat? Mengapa kita diperintah untuk membaca sholawat? Karena ingin mendapat pahala atau agar kita lebih bisa mencintai Rasulullah SAW. Tapi apakah masih ada rahasia lainnya? Yang jelas bukan hanya ada tapi banyak banget he3x Cuma untuk kali ini saya hanya akan membahas tentang rahasia sholawat bagi penghuni kubur. Trus rahasianya kayak apa? Ok sekarang kita simak cerita berikut, cerita yang patut kita renungi dan kita selami pesan moralnya.
Diceritakan bahwa pada suatu hari ada seorang perempuan datang bersowan kerumah Hasan Al-Basri, kemudian perempuan tersebut berkata, “Wahai ustadz! Sesungguhnya saya punya puteri yang telah mati beberapa waktu yang lalu dan saya ingin sekali bermimpi bertemu dengannya, maka ajarkanlah saya amalan yang bisa membuat saya memimpikannya” Kemudian Hasan Al-Basri mengajarkan sholawat, lalu setelah selesai perempuan itu pulang.
Malam harinya ia bermimpi bertemu dengan puterinya, namun yang ia lihat puterinya berpakaian ter, lehernya dibelenggu dan kakinya diikat dengan tali yang terbuat dari api, lalu ia terbangun dari tidurnya dan langsung menemui Hasan Al-Basri dengan cucuran air mata. Ia menceritakan semua yang terjadi dalam mimpinya. Mendengar ceritanya, Hasan Al-Basri dan sahabat-sahabatnya juga menangis.
Beberapa waktu kemudian Hasan Al-Basri bermimpi bertemu dengan seorang gadis di Surga duduk diatas tahta dengan mahkota yang bertengger dikepalanya, mahkota yang mamu menyinari dari timur hingga ke barat. Lalu gadis itu bertanya, “Wahai ustadz! Apakah engkau tahu siapa aku?”. Hasan Al-Basri menjawab, “Tidak” “Aku adalah puteri dari perempuan yang telah engkau ajari sholawat” lalu Hasan Al-Basri bertanya, “Sebab apa engkau memperoleh kedudukan ini?” (Hasan tahu kalau dulu gadis itu ada di neraka). “Wahai syaikh! Suatu hari ada sorang lelaki lewat di tanah pekuburan kami, lalu ia membaca sholawat satu kali dan pahalanya diberikan kepada kami, dan ditanah pekuburan kami ada lima ratus lima puluh manusia yang disiksa. Kemudian, ada suara yang memanggil, “Bebaskanlah mereka dari siksaan berkat sholawatnya lelaki ini kepada Nabi Muhammad SAW” begitulah ceritanya. Dari cerita tersebut sudah sepatutnyalah kita untuk membaca shalawat ketika kita melewati pekuburan meski hanya sekali.
Sebaik-baik Manusia adalah Yang Bermanfaat Untuk Manusia Lainnya
Jika Tulisan diatas Bermanfaat, Silahkan Bagikan ke Teman-teman Anda yang lain dengan Menekan Tombol Share di bawah ini

Tulisan Menarik Lainnya